Take a fresh look at your lifestyle.

Kondisi jalan Kampung Wisata Batik Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, dikeluh…

82


Kondisi jalan Kampung Wisata Batik Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, dikeluhkan rusak. Hal itu membuat para warga setempat dan pengunjung kawasan tersebut tidak nyaman.

Ketua Paguyuban Kampung Wisata Batik Kauman, Gunawan Setiawan, menjelaskan salah satu jalan utama kampung banyak yang rusak dan tidak nyaman bagi para wisatawan. Banyak usulan dari berbagai pihak untuk segera memperbaiki jalan di Kampung Kauman.

“Jadi memang suatu perlu sekali dirapikan, dibenahi, dikuati karena untuk akses warga harian, kampung wisata, dan untuk masyarakat secara umum yang lewat. Lokasi kami lokasi kami strategis di tengah kota lewat situ dari arah utara maupun selatan,” katanya.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka pernah menyebut jalan di Kampung Batik Kauman tersebut sudah seperti jalur offroad dan penuh gronjalan. Jalan itu pernah diperbaiki ketika ada masalah genangan air namun belum sempurna.

Permukaan jalan belum baik. Ditanya kapan kali terakhir pembangunan jalan kampung di Kampung Batik Kauman, Gunawan menjelaskan sudah lebih dari 10 tahun lalu.

“Kami berharap segera karena sudah lama sekali. Jalan merupakan kebutuhan masyarakat Kauman maupun sekitarnya,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Solo @gibran_rakabuming mengatakan berjanji memperbaiki jalan rusak di Kampung Wisata Batik Kauman setelah proyek pembangunan koridor Gatot Subroto (Gatsu)-Ngarsapura rampung.

“Nek wis dadi gantian situ ya benerinnya,” jelasnya.

“Aku enggak ngerti konsep Kampung Wisata Batik Kauman menjadi konsep offroad idenya siapa dulu,” tambahnya.

Dia menjelaskan tidak akan mengubah konsep jalan kampung namun memperbaiki akses jalannya.

Sebelumnya, Gibran mengajak sejumlah wali kota yang tengah mengikuti rangkaian kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Solo Technopark berjalan-jalan dan belanja batik di Kampung Batik Kauman, Kamis (13/10/2022) pagi.

Mereka membeli kain batik yang warnanya sesuai dengan warna bendera dan logo partai politik masing-masing.

“Rata-rata pada beli satu potong, dua potong. Ada yang membeli sesuai partai politiknya, ada yang beli warna biru, kuning, hijau, jadi lucu-lucu,” kata Gunawan Setiawan.

@koransolopos




Source

Leave A Reply

Your email address will not be published.