Take a fresh look at your lifestyle.

@pemkot_solo berupaya menambah terus daftar jumlah…

96


@pemkot_solo berupaya menambah terus daftar jumlah taman di berbagai sudut kota, untuk memenuhi amanat UU No 26/2007 tentang Penataan Ruang, dengan menyediakan ruang terbuka hijau dengan proporsi paling sedikit 30 % dari luas wilayah. Di Kota Solo 30% RTH dari total luas wilayah itu dibagi menjadi 20% RTH publik dan 10% RTH privat.

Selain fungsi keindahan kota, taman atau ruang terbuka hijau juga berfungsi sebagai sarana rekreasi, daerah resapan air, dan penyediaan udara bersih (paru-paru kota).

1. Taman Balekambang
Taman ini merupakan taman bersejarah peninggalan Mangkunagoro VII. Diresmikan pada 26 Oktober 1921.

Taman Balekambang saat ini tengah direvitalisasi hingga akhir tahun depan.

2. Taman Monumen 45 Banjarsari atau Monjari
Dibangun pada 31 Oktober 1973 untuk mengenang perjuangan rakyat Solo dalam peristiwa Serangan Umum Empat Hari, 7-10 Agustus 1949.

Kini Taman Monjari menjadi taman layak anak dan kerap dimanfaatkan oleh pelajar untuk aktivitas di luar kelas seperti olahraga, bermain, dan belajar bersama, atau sekadar bersantai bersama keluarga dan kerabat.

3. Taman Jayawijaya Mojosongo
Diresmikan pada 22 Desember 2017. Taman ini menjadi jujugan rekreasi warga Solo utara.

Fasilitas di taman ini ramah bagi anak-anak. Tersedia juga fasilitas untuk jogging.

4. Taman Lansia Jebres
Berada di Jl Antariksa, Jebres. Taman ini boleh digunakan siapa saja termasuk anak-anak karena terdapat tempat bermain anak.

Fasilitas khusus untuk lansia adalah lintasan refleksi berupa batu-batu kecil yang ditata sedemikian rupa di lantai yang bisa untuk refleksi kaki dengan menginjaknya.

5. Taman Sunan Jogo Kali
Berada di tepi Sungai Bengawan Solo wilayah Kel. Pucangsawit, dekat rumah pribadi mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo.

Taman ini menjadi salah satu jujugan rekreasi warga Solo timur. Fasilitasnya adalah panggung hiburan, food court, arena bermain anak, tempat makan di tepi sungai dan perahu wisata.

6. Taman Bendung Tirtonadi
Diresmikan pada 2019 sebagai bagian penataan kawasan setempat dari proyek pembangunan Bendung Karet Tirtonadi. Kawasan yang dulunya kumuh disulap menjadi taman indah dengan pemandangan sungai dan jembatan yang unik.

@koransolopos



Source

Leave A Reply

Your email address will not be published.